Kontribusi Tanoto Foundation dapat Apresiasi dari Wakil Bupati Tanjab Barat Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Canangkan Satu Juta Patok Gema Patas di Kota Jambi Buberta Betara Terima Penghargaan sebagai BUM Desa Bersama Unik dan Inovatif dari Menteri Desa PDTT Audiensi dengan Korem 042/Gapu, KI Jambi Ajak Sinergi Sosialisasi Keterbukaan Informasi Penculikan Anak di SD Pembengis Hoaks

Home / Tanjab Barat

Rabu, 24 Agustus 2022 - 10:25 WIB

Waspada Cacar Monyet, Dinkes Minta Warga Terapkan PHBS

Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat H. Zaharudin

Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat H. Zaharudin

KUALA TUNGKAL – Adanya satu kasus pasien terkonfirmasi cacar monyet di Indonesia menjadikan Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Zaharudin menghimbau tenaga kesehatan (Nakes) untuk waspada terhadap gejala Cacar Monyet.

Dia juga menghimbau pada masyarakat Tanjab Barat untuk antisipasi dan segera memeriksakan diri jika terdapat gejala-gejalanya.

Pandemi Covid-19 yang belum selesai, kini warga Indonesia kembali dikejutkan dengan adanya penyakit cacar monyet yang telah ada di beberapa Negara, bahkan sudah masuk ke Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat H. Zaharudin mengatakan, penyakit cacar monyet berupa zoonosis yang ditularkan dari hewan yakni monyet ke manusia, berupa cacar.

BACA JUGA  Komitmen Bupati UAS Bidang Bina Mental Spiritual Keagamaan 134 Desa Sudah Miliki Da’i Desa

“Ditandai dengan adanya bentol-bentol seperti gumpalan cairan yang timbul ditubuh penderita, sehingga jika bentol tersebut pecah maka akan berpotensi tertular kepada manusia lainnya”, ujarnya.

Mengantisipasi penyakit tersebut sejumlah upaya akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat diantaranya akan menindaklanjuti Surat Edaran Kementrian Kesehatan RI, untuk melakukan edukasi bagi masyarakat terkait dengan upaya pencegahan yang perlu dilakukan.

Masyarakat diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada. Upaya mencegah penularan cacar monyet dapat dilakukan dengan menerapkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

BACA JUGA  Perdana, Balap Pompong di Desa Kuala Indah Meriah

Ia merinci PHBS seperti sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, tidak menggunakan handuk atau peralatan pribadi bersama-sama, menghindari melakukan kontak dengan siapa pun yang memiliki gejala, termasuk tidak melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan, dan bagi penderita, perlu melakukan isolasi diri dengan baik untuk menghindari penularan ke orang lain.

Zaharudin minta kepada masyarakat jika sudah ada tanda-tanda cacar monyet, seperti demam dan nyeri otot untuk segera melapor ke puskesmas terdekat, untuk segera dilakukan Penanganan agar tidak terjadi keterlambatan atas penangan kasus tersebut.(Ary)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Herman ; 45 Pengurus Dewan Kerja Ranting Tungkal Ilir Dilantik Harus Jalankan Program Kerja

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades

Tanjab Barat

Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI

Tanjab Barat

Dua Atlet FPTI Tanjabbar Raih 3 Medali di Event Sirkuit II Jambi

Tanjab Barat

30 Nelayan Tanjabbar Terima Bantuan Alat Tangkap Udang Ketak

Tanjab Barat

Komitmen Bupati UAS Bidang Bina Mental Spiritual Keagamaan 134 Desa Sudah Miliki Da’i Desa

Tanjab Barat

Didasari Memajukan Tanjung Bojo, Rosdansyah Kembali Majud di Pilkades

Berita

Kopi Manis dengan Nelayan dan Penambang Pompong, Kapolres Sampaikan Pesan Kamtibmas