Anies-AHY Satukan Energi Semangat Perubahan dan Perbaikan Reses di Desa Rawa Medang, Ketua Fraksi PDIP Tampung Aspirasi Warga Dua ASN Tanjabbar Ikut Short Course Gratis, Bupati Anwar Sadat Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah Singapura Diduga Sakit, Pria Berusia 50 Tahun Ditemukan Meninggal Seorang Diri Rumah Anwar Sadat Resmikan Gedung Rumah Iqra’ Husnul Khatimah Kampung Nelayan

Home / Tanjab Timur

Selasa, 13 September 2022 - 12:28 WIB

Otak Komplotan Bajak Laut di Tanjab Timur Ditangkap, 1 Orang DPO

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan bersama Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi M. Ichsan saat pres rilis Pengungkapan Kasus. FOTO : Dhea.

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan bersama Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi M. Ichsan saat pres rilis Pengungkapan Kasus. FOTO : Dhea.

TANJAB TIMUR – Tim Gabungan Ditpolairud Polda Jambi dan Polres Tanjab Timur berhasil mengamankan 6 orang komplotan bajak laut yang telah meresahkan para nelayan.

Penangkapan 6 orang komplotan bajak laut tersebut pada Jumat (09/9/22). Kesemua pelaku merupakan warga Tanjab Timur.

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan saat pres rilis mengatakan dalam Mmengungkap kasus ini Ditpolairud bersama Kapolres Tanjab Timur membentuk tim Khusus dalam rangka pengungkapan Tindak Pidana tersebut Pada (25/8/22) dengan menggerahkan 18 Kapal dan 60 Personel.

Timsus dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan mendapatkan informasi dari masyarakat adanya penjualan ikan jenis ikan Otek dan Ikan Tenggiri di Kecamatan Kuala Jambi.

Berdasarkan informasi tersebut TIM mengali keterangan dari penampung Ikan yang berinisial H dan mendapat keterangan bahwa ikan tersebut di belinya dari seseorang berinisial R.

BACA JUGA  Pawai Budaya HUT RI 77 di Tanjab Barat Berlangsung Meriah

Kemudian TIM langsung mengejar R dan dari hasil keterangan R bahwa ia mendapatkan ikan dari Pelaku Perompakan tersebut.

Selanjutnya pada hari Jumat tanggal (09/9/22) Tim berhasil menemukan keberadaan para pelaku tersebut dan melakukan penangkapan para pelaku.

Disampaikan Dir Pol Airud pada saat proses penangkapan para pelaku tidak melakukan perlawanan.

“Dari 7 ada 6 yang berhasil diamankan salah satu tersangka merupakan residivis yang pernah melakukan hal serupa pada tahun 1990, dia juga merupakan ketua kelompok atau otak pelaku, 1 orang lagi masih DPO,” ujarnya, Selasa (13/9/22).

Kombes Pol Michael menghimbau para nelayan agar tidak terlalu resah dengan kejadian tersebut.

“Saya himbau para nelayan agar tidak terlalu resah dengan kejadian ini, karena sat Polairud sudah kita kerahkan agar berpatroli guna menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

BACA JUGA  Didik Plt Ketua DPD PD Kepri, Jamal Ucapkan Selamat

Sementara itu Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi M. Ichsan menyebutkan untuk 5 orang TSK ini dikenakan Pasal 439 Ayat (1) KUHPidana Diancam dengan Pidana penjara paling lama 15 (Lima belas) tahun dan 1 orang TSK diancam Pasal 365 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman Pidana penjara paling lama 9 (Sembilan) tahun.

“Untuk para pelaku perompakan ini merupakan warga Kabupaten Tanjab Timur,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres Tanjab Timur, untuk total kerugian para nelayan mencapai 15 jutaan dengan barang bukti yang diamankan Radio Kapal  GPS, Antena, Tenaga Surya, Dinamo Cas, 2 (dua) buah Aki kapal ,3 ekor ikan tenggiri dan 30 ekor ikan otek, 1 buah Fiber ikan serta 3 kapal yang digunakan untuk merompak dan menadah barang curian. (Dhea)

Share :

Baca Juga

Tanjab Timur

Karya Bakti Kodim 0419/Tanjab, Kemanunggalan TNI dan Rakyat Wujudkan Pembangunan