Danrem 042/Gapu Dampingi Gubernur Canangkan Satu Juta Patok Gema Patas di Kota Jambi Buberta Betara Terima Penghargaan sebagai BUM Desa Bersama Unik dan Inovatif dari Menteri Desa PDTT Audiensi dengan Korem 042/Gapu, KI Jambi Ajak Sinergi Sosialisasi Keterbukaan Informasi Penculikan Anak di SD Pembengis Hoaks Kunjungi Lapas, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat pantau Kegiatan Program Kemandirian WBP

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 00:41 WIB

Komitmen Bupati UAS Bidang Bina Mental Spiritual Keagamaan 134 Desa Sudah Miliki Da’i Desa

Dok. Seleksi Dai Desa oleh Pemkab Tanjab Barat. FOTO : Kesra

Dok. Seleksi Dai Desa oleh Pemkab Tanjab Barat. FOTO : Kesra

KUALA TUNGKAL – Memasuki Tahun Ketiga kepemimpinan H. Anwar Sadat dan H. Hairan (UAS-Hairan) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, sejumlah janji – janji sudah terpenuhi khusunya di bidang Bina Mental Spritual keagamaan.

Seperti yang disampaikan Sekda Tanjab Barat H. Agus Sanusi melalui Kabag Kesra, Hidayat Kasuma bahwa khususnya di bidang Bina Mental Spritual keagamaan, sebagian dari janji – janji politik tersebut telah terpenuhi.

“Seperti saat ini 134 desa sudah terisi atau ada Da’i desanya,” kata Hidayat, Jum’at (12/8/22).

Dikatakan Hidayat kendati baru sebagian, namun ada perubahan signifikan.

“Contohnya penambahan Imam Masjid, Guru ngaji dan Mudim yang sebelumnya di Tahun 2020 sejumlah 2.010 orang, di tahun 2022 ini sudah mencapai 3.471 orang. Dan di APBD Perubahan tahun ini diusulkan kembali penambahan 1.500 orang sehingga jika ditotalkan menjadi 4.971 orang pada tahun ini,” jelasnya.

BACA JUGA  Kenaikan BBM Subsidi Diumumkan Pemerintah, SPBU Desa Muntialo Dipantau Polisi

Masih di Bidang Bina Mental Spritual keagamaan, UAS-Hairan juga menaikkan honor bagi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang semulanya mendapat honor sebanyak 1.250 orang, bertambah menjadi 1.619 orang, dan Guru Ponpes pada posisi 250 orang.

“Honor dari pemerintah daerah, yang semula Rp 250.000/orang menjadi Rp 300.000/orang, mengalami kenaikan volume jumlah guru MDT bertambah yang menerima sebanyak 369 orang, dan kenaikan nominal honor masing-masing Rp 50.000.-, baik guru MDT dan guru Ponpes,” terang Hidayat Kasuma.(Bas)

Hidayat menyebutkan secara keseluruhan jumlah Imam masjid, guru ngaji dan mudim pada saat ini berjumlah 3.471 orang. Direncanakan pada anggaran tahun 2024 menjadi 6.000 orang.

BACA JUGA  Tenaga Honorer di Tanjabbar mengikuti Simulasi CAT ASN dan PPPK

Jika digabung keseluruhan jumlah (imam masjid, guru ngaji dan mudim serta guru madrasah, guru ponpes, plus da’ desa/kelurahan) sampai dengan bulan Agustus 2022 berjumlah 5.474 orang,” lanjut Hidayat.

“Janji beliau pada akhir masa Jabatan ditambah berjumlah 6.000 orang,” sebut Hidayat.

Ditambahkan Hidayat, terkait pembayaran honor non tunai melalui bendaharawan Kecamatan, di Pinbukkan ke Rekening masing – masing Da’i setiap Bulannya syaratnya harus menyampaikan laporan atau kegiatan sesuai tanggal ditentukan.

“Jadi apabila Da’i yang bersangkutan tidak menyampaikan laporan kegiatan, maka pihak Kecamatan tidak membayarkan Honor. Dan ini hendaknya menjadi perhatian para dai agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran,” tukasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2022

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Kirim 2 ASN Ikuti Diklat Peningkatan Mutu Pendidikan ke Singapura

Tanjab Barat

Anwar Sadat, Gapura Kopi Beramal Tumbuhkembangkan Wirausahawan dan UMKM

Berita

Kajari Marcelo Bellah : Gratifikasi adalah Suap Jika berhubungan dengan Jabatan

Berita

Kopi Manis, Kapolsek Pengabuan Berharap Memberikan Solusi Bagi Permasalahan Masyarakat

Tanjab Barat

Wakapolres Tanjabbar Pindah Tugas ke Polda, Ini Penggantinya

Tanjab Barat

Tiga WBP Lapas Kuala Tungkal Langsung Bebas Setelah Menerima Remisi

Tanjab Barat

MTQ ke XXVII, Lurah Tungkal III : Sarana Motivasi Membumikan Al-Qur’an di Tanjabbar