Dandim 0419 Tanjab Berikan Pembekalan Bagaimana Jadi Seorang Pemimpin Amanah Kasrem 042/Gapu : Aparat Intelijen Harus Memiliki Kemampuan Up to Date Dalam Mengikuti Perkembangan Teknologi Rumah Sakit dr Bratanata Jambi Gelar Pelatihan ATLS Periode Ke-IV 2022 Prajurit Korem 042/Gapu dan Persit Laksanakan Senam Bersama Melalui Pokir, Jamal Wujudkan Penantian KUB Sapat Jaya Seko miliki Pompong

Home / Berita / Tanjab Barat

Kamis, 20 Oktober 2022 - 15:35 WIB

Kajari Marcelo Bellah : Gratifikasi adalah Suap Jika berhubungan dengan Jabatan

Kajari Tanjung Jabung Barat Marcelo Bellah berikan pemahaman terkait gratifikasi saat jadi narasumber saat sosialisasi, Kamis (20/10/22). FOTO : Dok Kejari Tanjab Barat

Kajari Tanjung Jabung Barat Marcelo Bellah berikan pemahaman terkait gratifikasi saat jadi narasumber saat sosialisasi, Kamis (20/10/22). FOTO : Dok Kejari Tanjab Barat

TUNGKAL ILIR – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Jabung Barat Marcelo Bellah menyosialisasikan tentang gratifikasi ke 50 Pegawai dan TKK di Badan Pendapatan daerah atau Bapenda Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (20/10/22).

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Bapenda Tanjung Jabung Barat tersebut, turut dihadiri Kepala Inspektorat Encep Jarkasih, Kepala Bapenda Sugianto, Kasi Intelijen Kejari, Sekertaris Inspektorat, 50 Pegawai dan TKK Bapenda.

Sosialisasi Gratifikasi tersebut tentang Pemahaman Gratifikasi untuk Indonesia Bebas Korupsi dengan Tema “Kenali Hukumnya Jauhi Hukumannya”.

Jadi narasumber saat sosialisasi Kajari Tanjung Jabung Barat, Jambi, Marcelo Bellah memaparkan, Pasal 12B ayat (1), UU No. 31 Tahun 1999 Jo UU No. Tahun 2001. Setiap gratifikasi kepada Pegawai Negeri atau penyelenggara Negara dianggap suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

BACA JUGA  Anwar Sadat Resmikan Gedung Rumah Iqra’ Husnul Khatimah Kampung Nelayan

“Pidana bagi Pegawai Negeri atau penyeleggara Negara sebagaimana dimaksud dalam Ayat (1) adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (Empat) Tahun dan paling lama 20 Tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 Milyar,” jelasnya.

“Jadi unsur dalam Pasal 12B Ayat (1) UU 20/2001 pengawai Negeri atau penyelenggara Negara menerima gratifikasi berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” jelas Kajari lagi.

Marcelo memberikan contoh beberapa gratifikasi wajib untuk dilaporkan diantaranya terkait dengan pemberian layanan kepada Masyarakat, terkait dengan tugas dalam proses penyusunan anggaran, terkait dengan tugas dalam proses pemeriksaan, audit, monitoring dan evaluasi.

“Selain itu gratifikasi dalam pelaksanaan tugas lainnya yang wajib dilaporkan yakni terkait dengan perjalanan dinas, dalam proses penerimaan/promosi/ mutasi pegawai. Dalam proses komunikasi, negosiasi dan pelaksanaan tugas dan kewenangannya,” jelasnya.

BACA JUGA  DPD Perindo Tanjabbar Beri Apresiasi Dikukuhkannya TGB Sebagai Ketua Harian DPP

“Juga terkait sebagai akibat dari pernjanjian kerjasama /kontrak/kesepakatan dengan pihak lain yang bertentangan dengan undang – undang. Lalu gratifikasi sebagai ungkapan terima kasih sebelum, selama atau setelah proses pengadaan barang dan jasa, dalam pelaksanaan pekerjaan yang terkait dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban/tugasnya, kemudian gratifikasi dari pejabat/pegawai atau pihak ketiga pada hari raya keagamaan,” imbuh Marcelo Bellah menjelaskan.

Marcelo Bellah selaku Narasumber berharap, dengan pemahaman gratifikasi ini pegawai negeri atau penyelenggara Negara dapat mengenali hukumnya dan menjauhi hukumannya sesuai dengan tema dalam sosialisasi.(*/Bas)

Share :

Baca Juga

Berita

Silaturahmi Bersama Pengurus SMSI Jambi, Danrem 042/Gapu : Media Sebagai Mitra Strategis Bagi TNI AD

Berita

IPDA dr. Sarah Pimpin Penyerahan Bansos Menyambut Hari Polwan ke 74

Berita

Yuk Gabung di ‘Mim Futsal Traning’ Inal Muttaqin, Sekarang Lagi Dibuka Pendaftaran Baru

Tanjab Barat

Herman ; 45 Pengurus Dewan Kerja Ranting Tungkal Ilir Dilantik Harus Jalankan Program Kerja

Tanjab Barat

Komitmen Bupati UAS Bidang Bina Mental Spiritual Keagamaan 134 Desa Sudah Miliki Da’i Desa

Berita

Pimpin Apel Olahraga Gabungan, Ini yang Disampaikan Danrem 042/Gapu

Berita

Peringatan HAN 2022 Sukses dan Meriah, Pj Bupati Muaro Jambi Apresiasi Kadis Dikbud

Tanjab Barat

Anwar Sadat Resmikan Gedung Rumah Iqra’ Husnul Khatimah Kampung Nelayan