Anies-AHY Satukan Energi Semangat Perubahan dan Perbaikan Reses di Desa Rawa Medang, Ketua Fraksi PDIP Tampung Aspirasi Warga Dua ASN Tanjabbar Ikut Short Course Gratis, Bupati Anwar Sadat Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah Singapura Diduga Sakit, Pria Berusia 50 Tahun Ditemukan Meninggal Seorang Diri Rumah Anwar Sadat Resmikan Gedung Rumah Iqra’ Husnul Khatimah Kampung Nelayan

Home / Muaro Jambi

Rabu, 7 September 2022 - 22:03 WIB

Jembatan Penghubung 22 Desa di Bahar Roboh, Pemkab Diminta Segera Perbaiki

Penampakan Jembatan Penghubung 22 Desa di Sungai Bahat dibangun secara Swadaya Masyarakat Ambruk. FOTO : IST

Penampakan Jembatan Penghubung 22 Desa di Sungai Bahat dibangun secara Swadaya Masyarakat Ambruk. FOTO : IST

MUARO JAMBIJembatan penghubung yang dibangun secara Swadaya masyarakat di desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar Ambruk dan perlu perhatian Pemerintah segera.

Budiono, Kades Mekar Sari Makmur kepada media ini menuturkan jembatan yang ambruk di desanya tersbut sama sekali belum pernah mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Daerah kabupaten Muaro Jambi.

Budiono mengatakan jembatan tersebutvarus cepat dibangun. Pasalnya Jembatan yang ambruk merupakan penghubung antara 22 desa juga merupakan penghubung antara dua kecamatan yaitu kecamatan Sungai Bahar dan kecamatan Bahar Selatan.

“Jembatan patah siang ini sekira pukul 12.00 WIB akibat hujan deras sehari semalam dan terjadi banjir. Jembatan ini Swadaya masyarakat di bangun sejak era sebelum reformasi sekitar tahun 1998 dengan lebar 7 meter dan panjang 10 meter.” ujar Budiono, Rabu (7/9/22).

BACA JUGA  Antisipasi Blokir Jalan, Kapolsek Maro Sebo Turun Kawal dan Temui Pendemo

Budiomo menyampaikan harapannya, Pemda agar segera perbaiki karena jembatan itu sangat penting bagi kebutuhan warga dalam mengangkut hasil pertanian mereka, yang mana diketahui di wilayah tersebut mobilitas petani terutama mengangkut tandan buah segar kelapa sawit warga sangat tinggi.

“Saat ini untuk jalur penghubung antara dua kecamatan putus total, dan saat ini warga desa terpaksa melewati jembatan yang satunya lagi. Berjarak sekitar 200 meter dari jembatan yang terputus itu,” ujarnya

Namun kata dia, jembatan yang menjadi alternatif dengan lebar 6 meter dan dengan panjang 8 meter ini pum saat ini kondisinya memperhatinkan.

“Tadi saya lihat jembatan itu kondisinya juga sudah goyang, kita kwatirkan jembatan arternatif ini juga ambruk,” imbuh Budiono.

BACA JUGA  Danrem dan Kapolda Jambi Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri

Untuk antisipasi dan keamanan, jembatan arternatif dibatasi hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda 2, untuk kendaraan roda 4 diizinkan melintas namun tidak dengan tonase tinggi.

“Kita sudah berunding dengan tokoh-tokoh masyarakat dan kebetulan di DPRD Yuli Setia Bakti beliau juga hadir dan diambil keputusan kendaraan berat tidak boleh melintas.” Budiono.

Menyikapi hal tersebut, Yuli Setia Bakti Ketua DPRD Muaro Jambi meminta kepada Pemda untuk segera dapat dibangunkan jembatan baru untuk masyarakatnya tersebut.

“Saya berharap segera dibangunlah jembatan itu karena mobilisasinya padat, jika tidak dibangun maka hasil pertanian tandan buah segar para petani tidak bisa keluar,dan ekonomi masyarakat akan anjlok,” pungkas Yuli Setia Bakti.(Hid)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Abrasi Ancam Jalan Poros Kabupaten Penghubung Tiga Desa di Taman Rajo

Muaro Jambi

Ketua Bhayangkari Jambi Berikan Perhatian Pada Balita di Lapuanja

Muaro Jambi

Jalan Khusus Batu Bara Sepanjang 83 KM di Jambi Segera Dibangun

Muaro Jambi

Unit Reskrim Polsek Sungai Gelam Ringkus Tiga Pelaku Judi Dadu Guncang

Muaro Jambi

Ini Sosok Wakapolres Tanjab Barat yang Baru Penganti Kompol Alhajat

Muaro Jambi

Turnamen Bola Voli Piala Bergilir AHY CUP 2022 Bergulir di Mestong

Muaro Jambi

Panguyuban Sinarmas Jambi Berikan Bantuan Kacamata Gratis dan Penyuluhan Sikat Gigi Untuk Siswa

Muaro Jambi

Polres Muaro Jambi Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Sepakbola Kanjuruhan